Kamis, 21 Maret 2013

1. Pengertian Multimedia



Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh dunia game.
Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.
Pada awalnya multimedia hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam, teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra pendengaran (suara). Dalam perkembangannya multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan konsupsi indra penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik dan film 3 dimensi membangkitkan sense realistis.
Bau mulai menjadi bagian dari multimedia sejak ditemukan teknologi reproduksi bau melalui telekomunikasi. Dengan perangkat input pendeteksi bau, seorang operator dapat mengirimkan hasil digitizing bau tersebut melalui internet. Komputer penerima harus menyediakan perangkat output berupa mesin reproduksi bau. Mesin reproduksi bau ini mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang setelah dicampur menghasilkan output berupa bau yang mirip dengan data yang dikirim dari internet. Dengan menganalogikan dengan printer, alat ini menjadikan feromon-feromor bau sebagai pengganti tinta. Output bukan berupa cetakan melainkan aroma.
Multimedia terdiri dari dua kata "multi" artinya banyak, dan "media" sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawakan sesuatu. Media dalam Amerika yaitu alat untuk mendistribusikan dan mempresentasikan informasi.


Multimedia dapat diartikan sebagai penggunaan beberapa media yang berbeda untuk menggabungkan dan menyampaikan informasi dalam bentuk text, audio, animasi dan video.

Berikut beberapa definisi Multimedia menurut beberapa ahli :
  1. Kombinasi dari komputer dan video. (Rosch, 1996)
  2. Kombinasi dari tiga elemen : suara, gambar dan text. (Mc.Comick, 1996)
  3. Kombinasi dari paling sedikit dua media input dan output. Media ini dapat berupa audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar. (Turban dan kawan-kawan, 2002)
  4. Alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks-grafik, animasi, audio dan video. (Robin dan Linda, 2001)
  5. Multimedia dalam konteks komputer menurut Hofstekter, 2001 adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, video, dengan menggunakan tool yang memungkinkan pemakaian berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi.
 Kategori Multimedia

Multimedia dapat di definisikan menjadi 2 kategori, yaitu multimedia content production dan multimedia communication dengan definisi sebagai berikut :
  1. Multimedia Content Production adalah penggunaan dan pemrosesan beberapa media (teks, audio, graphics, animation, video dan interactivity) yang berbeda untuk menyampaikan informasi atau menghasilkan produk multimedia (music, video, film, game, intertaintment, dll.) Atau penggunaan sejumlah teknologi yang berbeda yang memungkinkan untuk menggabungkan media (teks, audio, graphics, animation, video, dan interactivity) dengan cara yang baru untuk tujuan komunikasi. Dalam kategori ini media yang digunakan adalah :
    • media teks
    • media audio
    • media video
    • media animasi
    • media graph / image
    • media interactivity
    • media spesial effect

  1.  Multimedia Communication adalah penggunaan media (massa), seperti televisi, radio, media cetak dan internet untuk mempublikasikan / menyiarkan / mengkomunikasikan material advertising, publicity, entertaintment, news, education, dll. Dalam kategori ini media yang digunakan adalah :
  • TV
  • Radio
  • Film
  • Media Cetak
  • Musik
  • Game
  • Entertainment
  • Tutorial
  • ICT (Internet)
Karakteristik Multimedia 

Multimedia juga mempunyai  karakteristik, yaitu ada 2 bentuk :
  1. Bentuk Linier : Sebuah struktur multimedia dimana pengguna bernafigasi sesuai urutan dari satu frame atau bite informasi ke yang lainnya.
  2. Bentuk No Linier : Struktur multimedia dimana pengguna bernafigasi secara bebas, tidak oleh rute yang ditentukan.
 Sumber :

bagaimanamultimedia.wordpress.com

Selasa, 12 Februari 2013

Tugas Softskil 3 (Analisis Teknik dan Biaya)

Tugas Softskill 4IC03
Suatu perusahaan sedang mempertimbangkan untuk mengganti mesin yang lama dengan mesin yang baru. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 10 tahun dengan harg perolehan 40000 USD, sementara mesin lama mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan harga pokok 25000 USD dengan nilai buku 12500 USD. Perusahan berencana menjual mesin yang lama dengan perkiraan nilai pasar sebesar 15000 USD. Bila terjadi penggantian maka diharapkan produksi akan meningkat menjadi 125000 unit dari sebelumnya 100000 unit. Diketahui harga jual produk 1.50 USD / unit sementara pajak 34 %.
Berdasarkan uraian diatas hitungah
a.   Nilai Investasi Bersih
b.   Bila diketahui arus kas sebesar 5.130 USD/ tahun berapakah nilai NPV dari penggantian mesin tersebut ?
c.   Apakah penggantian mesin cukup layak dan dapat dilanjutkan? Jelaskan jawaban anda!
Jawab :
a.  Nilai Investasi Bersih
Penyusutan : 40.000 / 10 tahun = 4.000 USD / tahun
ESTIMASI LABA BERSIH
Pendapatan                                    40.000 USD
Biaya yang dikeluarkan :
Total biaya                      66.000 USD
Penyusutan                        4.000 USD
Total                                            70.000 USD
Laba sebelum pajak (Earning Before Tax)                15.000 USD
Pajak 34%                                       5100 USD
Laba bersih                                    9.900 USD
Aliran kas masuk bersih  =      EAT + Penyusutan
Aliran kas masuk bersih  =      9.900 + 4.000 = 13.900 USD
b. DF 34%
P = P + A (P/A,i,n) + F (P/F, i, n)
P = -40.000+ 25. 000 (P/A, 34%, 5) + 15.000 (P/F, 34%, 5)
P = -40.000+42.500 + 25.500
P = 27.500 USD
DF 30%
PV = 25.000 / (1 +0,3) +  25.000/(1 + 0,3)2 + 25.000/ (1 + 0,3)3+…..+ 25.000/(1 + 0,3)5 + 15.000/(1 + 0,3)5
PV = 19.231 + 14.793+ 11.379 +8.741+6.738+4.043
PV = 64.925
NPV = 64.925 – 40.000 = 24.925 USD
DF 44%
PV = 25.000 / (1 +0,44) +  25.000/(1 + 0,44)2 + 25.000/ (1 + 0,44)3+…..+ 25.000/(1 + 0,44)5 + 15.000/(1 + 0,44)5
PV = 17.361 + 12.077 + 8.389 + 5.814 + 4.038 +2.423
PV = 50.102
NPV = 50.102 – 40.000
NPV = 10.102
c.  Karena NPV positif,  sehingga dapat diambil kesimpulan, penggantian mesin layak dilakukan

Jumat, 19 Oktober 2012

Tugas Analisa Teknik dan Biaya

Nama : Ayub Biantoro
Kelas : 4 IC 03
NPM : 26409154
Tugas   : Analisa Teknik dan Biaya

      1. Jelaskan alasan pentingnya mengetahui dan memahami konsep biaya dalam kaitan dengan pengelolaan proyek di bidang teknik !

Jawab :



Dengan memahami dan mengetahui konsep biaya dalam pengelolaan proyek kita dapat mengetahui biaya-biaya apa yang harus dikeluarkan suatu perusahaan sehingga terlihat secara jelas biaya pengeluaran dan pemasukan bahan baku proyek tersebut. Kita juga dapat belajar untuk memajukan prospek perkembangan perusahaan tersebut dalam waktu yang jangka panjang, sehingga dapat menghasilkan produk-produk bahan baku yang efektif sesuai dengan kemampuan perusahaan untuk konsumen, dengan biaya jual sesuai dengan perkembangan jaman. dan bisa mengefisiensikan sedemikian mungkin proyek yang sedang dijalankan tentunya dapat menghemat biaya yang dikeluarkan untuk mencapai efektifitas yang sama.



  1. Dalam suatu pengelolaan proyek di bidang teknik, mana yang lebih penting untuk diperhatikan antara keandalan peralatan dengan analisa bisnis dari proyek tersebut? Jelaskan jawaban anda !
  Jawab :


Seberapa pentingkah keandalan peralatan dengan analisa bisnis dari proyek tersebut? Keduanya sangatlah penting dalam pembangunan suatu proyek karena sangat benar-benar diperhatikan dan diperhitungkan. Jika suatu proyek mempunyai kendala dalam peralatan yang digunakan maka proyek tersebut tidak optimal dalam pembangunannya, dan jika tidak mempunyai analisa bisnis maka dalam proses pengelolaan proyek tersebut tidak akan mengetahui sistem managemen nya. akhirnya akan menimbulkan kerugian dalam proses proyek tersebut.